Senin, Maret 22

Bentuk Struktur organisasi


  • Bentuk Lini/Garis
Dalam jenis organisasi ini, pembagian tugas dan wewenang terdapat perbedaan yang tegas antara pimpinan dan pelaksanaan. Peran pimpinan dalam hal ini sangat dominan dimana semua kekuasaan di tangan pimpinan. Oleh sebab itu dalam pelaksanaan kegiatan yang utama adalah wewenang dan perintah. Memang bentuk organisasi semacam ini, khususnya didalam institusi-institusi yang kecil sangat efektif karena keputusan-keputusan cepat diambil dan pelaksanaan keputusan juga cepat. Kelemahannya jenis organisasi semacam ini kurang manusiawi, lebih-lebih para pelaksana tugas bawahan hanya dipandang sebagai robot yang senantiasa siap melaksanakan perintah.
  • Bentuk Staff
Dalam organisasi ini, tidak begitu tegas garis pemisah antara pimpinan dan staf pelaksana. Peran staf bukan sekedar pelaksana perintah pimpinan namun staf berperan sebagai pembantu pimpinan. Bentuk organisasi semacam ini muncul karena makin kompleksnya masalah-masalah organisasi sehingga pimpinan sudah tidak dapat lagi menyelesaikan semuanya dan memerlukan bantuan orang lain (biasanya para ahli) yang
dapat memberikan masukan pemikiran-pemikiran terhadap masalah-masalah yang dihadapi. Meskipun organisasi ini lebih baik dari yang pertama karena keputusan-keputusan dapat lebih baik namun kadang-kadang keputusan-keputusan tersebut akan memakan waktu yang lama karena melalui perdebatan-perdebatan yang kadang-kadang melelahkan.
Organisasi staf adalah suatu bentuk organisasi yang hanya mempunyai hubungan dengan puncak pimpinan dan mempunyai fungsi memberikan bantuan, baik berupa pemikiran maupun yang lain, demi kelancaran tugas pimpinan dalam mencapai tujuan secara keseluruhan. Bentuk ini tidak mempunyai garis komando ke bawah/ke daerah-daerah.
  • Bentuk Staf dan Lini
Organisasi lini dan staf ini pada dasarnya merupakan kombinasi dari organisasi lini dan organisasi fungsional. Kombinasi ini dilakukan dengan cara memanfaatkan kebaikan-kebaikan dan meniadakan keburukan-keburukannya.
Azas kesatuan komando tetap dipertahankan dan pelimpahan wewenang berlangsung secara vertikal dari puncak pimpinan kepada pimpinan di bwahnya. Puncak pimpinan tetap sepenuhnya yang berhak untuk menetpkan keputusan, kebijakan, dan merealisasikan tujuan perusahaan.
Dalam membantu kelancaran tugas pimpinan, ia mendapatkan bantuan dari para staf. Tugas para staf hanya untuk memberikan bantuan, pemikiran saran-saran, data informasi, dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk menetapkan keputusan dan kebijaksanaannya.
Garis wewenang tetap berada pada pimpinan, sedangkan staf hanya memiliki wewenang staf saja; dipakai atau tidaknya saran-saran, data, dan informasi para staf, sepenuhnya tergantung pada pimpinan sendiri.
  • Bentuk Staf dan Fungsi
Pada bentuk ini wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja dapat memerintah semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya, dan dibawah puncak pimpinan atau pimpinan satuan diangkat staf yang tidak memiliki wewenang komando tetapi hanya dapat memberikan nasehat tentang bidang keahlian tertentu.
  • Bentuk Lini dan Fungsi
Pada bentuk ini wewenang dari pucuk pimpinan dilimpahkan kepada satuan-satuan organisasi di bawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu, pimpinan tiap bidang kerja dapat memerintah semua pelaksana yang ada sepanjang menyangkut bidang kerjanya, dan tiap-tiap satuan pelaksana ke bawah memiliki wewenang dalam semua bidang kerja.
  • Bentuk Staf, Lini, dan Fungsi
Organisasi tipe ini merupakan kombinasi dari organisasi “lini,staf, dan fungsi” dan biasanya diterapkan pada organisasi basar serta kompleks.
Pada tingkat dewan komisaris diterapkan organisasi lini dan staf, sedangkan pada tingkat Middle Manjaer diterapkan tipe organisasi fungsi.
>

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Pengetahuan. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com