Senin, Maret 22

Sistem Organisasi Tertutup dan Terbuka


1. Sistem Tertutup ( Closed System )

Sistem ini dasar pemikirannya banyak dipengaruhi oleh ilmuan – ilmuan fisika dan diterapkan pada suatu system yang mekanistis. Konsentrasinya pada hal – hal yang internal. Model ini satu – satunya model yang lama sekali mempengaruhi pemikiran dalam administrasi Negara antara lain : model Birokratis , model Hierarki , model Formal , model Rasional dan model mekanistis.

Sifat yang menonjol dari system tertutup adalah adanya kecendrungan yang kuat untuk bergerak mencapai keseimbangan dan entropi yang statis. Karakteristik lain yang dapat dipergunakan untuk mengenal system tertutup ini seperti yang dikatakan oleh Tom Burns dan G.M Stalker adalah :
1) Tugas rutin terjadi dalam keadaan yang stabil
2) Adanya pembagian tugas
3) Sarana
4) Konflik di dalam organisasi diselesaikan dari atasan
5) Pertanggungjawaban
6) Rasa tanggung jawab dan loyalitas seseorang diberikan kepada subunit birokrasi yang telah dibebankan kepadanya
7) Organisasi dipahami sebagai suatu struktur hierarki
8) Pengetahuan hanya inklusif berada pada pucuk hierarki ( pimpinan )
9) Interaksi diantara orang – orang dalam organisasi cendrung vertikal
10) Gaya interaksidiarahkan untuk mencapai kepatuhan , komando dan hubungan yang jelas antara atasan dan bawahan
11) Loyalitas dan kepatuhan pada seorang atasan dan organisasi pada umumnya sangat ditekankan
12) Pristise dalah pelekat didalamnya , yakni bahwa kedudukan seseorang itu didalam organisasi sangat ditentukan oleh kantor dan derajat seseorang

Dapat diambil kesimpulan bahwa sistem tersebut menekankan adanya keteraturan dan keajengan seperti mesin pabrik yang bergerak berdasarkan aturannya untuk menjaga adanya kestabilan. Max Weber menyebutnya tipe ideal dari suatu organisasi. Suatu tipe ideal adalah bahwa organisasi itu berusaha untuk menjadi apa yang seharusnya terjadi

Sistem tertutup ini dinamakan pula sebagai sistem yang klasik atau tradisional. Artinya bukan lagi tidak dipakai melainkan sudah ada system yang lebih baru. Sistem ini masih dianggap penting sampai sekarang .
2. Sistem Terbuka ( Open System )

Kalau system organisasi tertutup banyak berpengaruh pada administrasi Negara , maka system terbuka mempunyai pengaruh pada administrasi perusahaan, walaupun administrasi Negara juga menggunakan system ini . Model system terbuka pun banyak nama samarannya seperti : Collegial, Competitive, Freemarket, Informal, Natural dan Organic dan dikelompokkan atas 3 aliran seperti aliran Human Relation, Aliran pengembangan organisasi ( Organizitional Development ), dan aliran organisasi yang mengutamakan adanya interaksi hubungan yang berkelangsungan dengan lingkungan.

Dalam pengertian umum , system ini lebih menekankan saling hubungan dan saling ketergantungan antara unsur – unsur organisasi yang bersifat social dan teknologi. Organisasi dipertimbangkan sebagai serangkaian variable yang saling berhubungan sehingga jika salah satu variable berubah menyebabkan berubahnya variable lainnya.

Karakteristik dari system terbuka menurut Burns dan Stalker merupakan kebalikan dari karakteristik dari system tertutup yang sebagai berikut :
1) Tugas yang tidak rutin berlangsung dalam kondisi yang tidak stabil
2) Pengetahuan spesialis menyebar pada tugas – tugas pada umumnya
3) Hasil lebih diutamakan
4) Konflik didalam organisasi diselesaikan dengan interaksi antara teman sejawat
5) Pencairan pertanggung jawaban ditekankan
6) Rasa pertanggungjawaban dan loyalitas seorang adalah pada organisasi secara keseluruhan
7) Organisasi dipandang sebagai struktur network yang merembes
8) Pengetahuan atau informasi dapat berada dimana saja dalam organisasi
9) Interaksi diantara orang – orang didalam organisasi cendrung bergerak horizontal
10) Gaya interaksi yang diarahkan untuk mencapai tujuan lebih bersifat saran dibandingkan pemberian instruksi
11) Hasil tugas dan pelaksanaan kerja yang baik diutamakan
12) Prestise ditentukan dari pihak luar



Kerangka dasar sistem ini memulai dari preposisi teori bahwa semua organisasi – organisasi sosial memberikan peranan tertentu. Adapun karakteristik menurut Nigro sebagai berikut :
1) Secara ajeng sistem ini mencari dan memerlukan sumber – sumber dalam bentuk material dan kemanusiaan
2) Organisasi mentransformasi inputs dalam bentuk hasil –hasil seperti barang dan jasa pelayanan
3) System terbuka mengirim hasil produksinya ke pihak luar, yakni lingkungan
4) Struktur organisasi dikembangkan sekitar aktivita – aktivita yang telah menpola
5) Organisasi hidup dan menolak disorganisasi
6) Umpan balik dalam bentuk informasi mengenai keadaan lingkungan
7) System terbuka menginginkan adanya keseimbangan dan kestabilan antara factor – factor didalam dan diluar organisasi
8) Pengembangan struktual dan spesialis tugas merupakan merupakan jawaban umum dalam mencari sumber dan adaptasi
>

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Pengetahuan. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com